Konstemasi Dini Hari

Ah, sudah lupa dengan mimpiku

Idealisme yang tertanam sejak bangku sekolah

Apa ini akibat erosi hati?

Entah

Yang tahu hanyaku dan Sang Hyang

 

Terjelaga hingga pagi buta,

Bukan sekedar hal yang biasa

Namun kini aku sudah terbiasa

 

Lamunanku beririsan dengan mimpi

Buatku sulit membedakan mana yang asli

Bualan tambal sulam?

Bukan

Hanya kegelisahan di waktu malam

 

Kopi tubruk jahanam!

Makin kupicing mata makin geram

Pahit tak jua datangkan pejam

 

Bah, makin tambah waktuku

Aku sadurkan saja lantunan syair puisi

Bagaimana dengan resolusi?

Jangan!

Berkembang itu harusnya tanpa tekanan

 

Katak pincang pun ingin terus maju,

Tanpa tendensi yang jelas dituju

Aku ingin menjadi Kalpataru

 

(M. Fikruzzaman Rahawarin)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s