Dalam Pejam

Aku menengok ke arah jendela besar yang menyempil di pojok kamar. Sedang hujan di luar sana. Aku menikmatinya sambil menghirup aroma khas hujan, semacam wewangian yang mengikat dan memberikan semburat kenyamanan bagi mereka yang aman terlindung. Aku menikmati setiap bunyi air yang menyentuh tanah, menimbulkan suara yang berisik, namun menyenangkan. Dan aku terpejam.

Entah kapan terakhir kali aku merasa sedamai ini. Rasanya sudah seringkali hujan. Rasanya sudah  beberapa kali aku berada di rumah sendirian. Tapi tidak pernah “menyempatkan diri” menikmati suara hujan di sana.

“Bila angin yang bertiup itu menimbulkan suara, berhentilah sebentar, pejamkan mata, tak perlu lakukan apa-apa. Nikmati saja.”

Bukan hidup yang terlalu keras padaku, namun aku yang bersikeras menekan diri, dengan berpikir dan terus berpikir, dengan bertanya dan terus bertanya, dengan berlari dan terus berlari. Tidak memberi kesempatan untuk berhenti, untuk merasa. Dan ketika aku semakin terpejam di tengah suara hujan, aku dapat merasakan suara napasku sendiri. Dan, ya…aku masih tidak ingat, kapan terakhir kali aku melakukan ini?

Aku melahap semua. Aku berlari tak karuan. Aku menyesaki hari. Aku menolak untuk berdamai. Karena untukku hening adalah ketiadaan. Karena hening adalah kesia-siaan waktu. Dan entah pemikiran itu darimana. Semakin besar aku semakin berdampingan dengan orang-orang yang tanpa mereka sadari berpikir sama. Orang yang menolak untuk berdamai pada waktu, untuk berhenti sejenak, duduk, dan merasa.

Kubuka mataku. Hujan masih deras berjatuhan, tebal, seperti selimut yang mengurung dengan kenyamanan. Airnya mengalir.

“Ketika aku sedang sendirian, di tengah ruang sepi, aku sering merasa…”

Tidak pada tempatnya aku mengagungkan logika yang selama ini kupakai untuk merasa. Di tengah-tengah kebisingan ini, rasanya berpikir ialah seperti mencekik diri sendiri. Aku butuh udara untuk bernapas, sedikit menghirup harum, dalam pejamnya mata.

Aku sudahi semua, aku memilih untuk berdamai.

(Cynthia Anggarini)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s